Assalamu'alaikum ya akhi ya ukhti.. Or, in its own meta tag Or, as one of your keywords Tinggalkan coment nya coy.. Forum IPA2: Trick Komputer

Tampilkan postingan dengan label Trick Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trick Komputer. Tampilkan semua postingan

cara recovery partisi yang leungit/ hilang

”S9RK8T3SR4D9”

Cara Recovery Partisi Pada HDD Dengan EASEUS Recovery Partition


Pernah mengalami kejadian dimana partisi harddisk anda tidak kedetek atau lenyap begitu saja ? Ya yang namanya kehilangan partisi membuat kita pusing setengah mati, apalagi jika data yang ada didalamnya merupakan data yang penting bagi kita. Kali ini sobatpc.com akan mencoba sedikit sharing tentang bagaimana cara Recovery Partisi Pada HDD Dengan EASEUS Recovery Partition. Recovery Partisi disini tujuannya adalah mencari partisi yang hilang/rusak tidak terdeteksi agar kembali bisa diakses.
Berikut langkah-langkah yang bisa kita coba dalam proses pengembalian recovery partisi :

mempercepat idm dengan regedit, mantap

CLICK DISINI untuk bagaimana caranya masuk MENU / DOWNLOAD

1. Sebelum anda memulai mensetting & merubah diharapkan tutup semua aplikasi yang sedang berjalan termasuk IDM di starup pun anda matikan atau exit, kini baru kita mulai Klik Start lalu di search program and file tulis regedit saat muncul pesan dialog klik yes, seperti gambar dibawah ini:

Cara Unlock Ram Limit jadi 64GB(32bit)


Cara UnLock RAM Limit di Windows 7 32 Bit Hingga 64 GB . Tidak dapat dipungkiri bahwa software yang kian berat bahkan kebutuhan game yang banyak memakan RAM. Maka kita dituntut untuk mengupgrade kapasitas RAM pada PC komputer kita.


Windows itu ada dua versi, yang pertama versi 32 bit dan yang kedua versi 64 bit. Sebenarnya sederhana saja yang membedakan adalah batasan penggunaan RAM pada windows. Untuk windows 32 Bit windows hanya mampu menggunakan RAM maksimal 2 GB sedangkan 64 bit hingga belasan bahkan puluhan GB.

Yang menjadi masalah sekarang adalah kita bisa saja mengganti windows kita ke 64 Bit, tapi kebanyakan software belum banyak kompatible dengan windows 64 bit. Nah membuat kita berpikir dua kali untuk mengganti ke 64 bit.

Setelah saya cari cari dari Internet, menemukan sebuah solusi yang sangat menggembirakan bagi pengguna windows 32 bit seperti saya ini. Kini kita bisa menggunakan windows 32 bit dan dapat menggunakan RAM hingga 64 GB. Wahh kapasitas yang fantastis. Ternyata yang membuat windows membatasi RAM adalah terletak pada Kernel windows tersebut yang membatasi kapasitas RAM.

Seperti pada windows 7 bisa anda temukan pada klik kanan my computer -> properties.


Caranya adalah dengan mem-patch kernel windows 7 sehingga kernel mampu mendeteksi RAM hingga 64 GB. Yaitu dengan software 4GB-RAMPatch.exe.
- Download dan jalankan software 4GB RAm Patch.
Mirror 1 - Dari Sharebeast
Mirror 2 - Dari 4shared
link diupdate pada 12 mei 2012


- Kemudian klik Patch x86 RamLock.
- Restart komputermu

Akan muncul gambar boot double, yang satu bertuliskan DDR Ram Lock dan yang satu Windows 7 biasa. Yang sudah di patch alias yang sudah dapat mendeteksi RAM 64 GB yaitu yang DDR Ram Lock. ->Enter.

Coba cek lagi klik kanan my komputer, maka tulisan usable sudah hilang. Cek juga di Task Manager, cek juga di Resource Memory Computer. (untuk mengetahui perubahan, sebelum melakukan patch silahkan di cek dulu). Langkah sudah selesai, seharusnya sekarang RAM sudah full.

Nah untuk menghilangkan double boot tadi, bisa menggunakan cara berikut :
- Jalankan RUN (win+r)
- ketik msconfig
- Klik tab boot
- pilih yang bootnya ada tulisan DDR-RAM dan set default boot.
- Set waktu bootnya 3


Jika di walpaper / desktop ada tulisan Test Mode Windows 7 di bagian pojok kanan bawah, untuk menghilangkannya coba :
- Jalankan program patch ram tadi
- Klik Watermark Remove
- Restart komputer

Cara Nga awetkeun Batre

Di artikel sebelumnya tentang “consider replacing your battery”, saya sudah berbagi mengenai pengalaman saya dalam menangani masalah tersebut. Gara-gara kejadian itu, saya jadi rajin mencari informasi mengenai baterai dengan harapan bisa menemukan kiat supaya baterai saya yang sudah menunjukkan tanda-tanda “penuaan” itu bisa awet dan tahan lama. Nah, di artikel ini saya ingin berbagi mengenai tips supaya baterai laptop menjadi awet dan tahan lama.
Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Image
Pertama, perlu diketahui bahwa baterai yang bisa di-charge (rechargeable battery) itu ada beberapa tipe. Yang sering digunakan untuk barang elektronik umum biasanya adalah Nickel based (NiCd) dan Lithium based (Lithium-ion).  Untuk laptop, saat ini hampir bisa dipastikan semuanya menggunakan jenis Lithium-ion. Selain karena mampu menyimpan daya lebih besar, baterai Lithium-ion juga lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan baterai NiCd yang sangat beracun.
Mengetahui perbedaan jenis baterai ini sangat penting karena karakteristik keduanya sangat berbeda. Pada baterai NiCd, elektrolit-elektrolit yang ada didalamnya akan berkumpul di bawah (di dasar) karena pengaruh gravitasi, ketika disimpan terlalu lama (disimpan di gudang). Itulah kenapa pada saat membeli baterai NiCd baru, sangat disarankan untuk men-charge minimal selama 8 jam  (optimalnya 16 – 24 jam) sebelum digunakan pertama kali. Namun demikian, seringkali ketika membeli peralatan elektronik yang menggunakan baterai pihak toko (penjual) menyarankan untuk men-charge baterainya minimal 8 jam sebelum pemakaian pertama kali walaupun jenis baterainya bukan NiCd.
Salah kaprah lainnya adalah anggapan bahwa baterai harus digunakan sampai benar-benar (mau) habis sebelum boleh di-charge lagi. Sekali lagi ini berlaku untuk NiCd, dimana pada baterai jenis ini terdapat fenomena “memory effect”, yaitu baterai ini seolah-olah bisa “mengingat” banyaknya daya yang terisi pada saat proses charging terakhir. Sehingga misalnya baterai NiCd kapasitanya masih 65% dan kemudian di-charge sampai penuh (yang berarti mengisi baterai sebanyak 35%), maka baterai ini akan menganggap seolah-olah kapasitasnya tinggal 35%. Namun sekali lagi, ini tidak berlaku untuk baterai jenis Lithium-ion.
Baterai jenis Lithium-ion sekarang juga banyak dipakai untuk peralatan elektronik lainnya seperti handphone ataupun kamera digital. Jadi tips di bawah ini bisa juga Anda terapkan untuk gadget Anda yang menggunakan baterai jenis Lithium-ion. Berikut tipsnya:
  • Untuk penggunaan pertama kali charge baterai secara normal. Seperti sudah dijelaskan di atas, men-charge baterai minimal 8 jam untuk pertama kali hanya berlaku untuk baterai jenis Nickel based. Untuk baterai Lithium-ion, tidak adanya bedanya antara charging ke-1, ke-5, ataupun ke-500. Malah kalau di-charge terlalu lama bisa mengakibatkan overcharging yang membuat umur baterai semakin pendek.
Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Image
  • Charge baterai secara rutin dalam interval pendek tanpa harus menunggu baterai sampai (hampir) habis. Baterai jenis Lithium-ion tidak mengenal fenomena “memory effect” seperti halnya baterai NiCd. Bahkan hasil penelitian menunjukkan bahwa baterai yang terbiasa di-charge ketika kapasitasnya masih 70% – 75% umurnya 5 – 6 kali lebih lama dibanding baterai yang sering di-charge ketika kapasitasnya hampir habis.
Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Image
  • (Tambahan 27 Desember 2011) Jika anda menggunakan notebook berlama-lama, jangan cabut charger. Apabila anda menggunakan notebook berlama-lama, saat baru menyalakan notebook, pasang charger dan jangan lepas charger meskipun baterai sudah penuh lagi. Hal ini berlaku untuk baterai pada notebook baru yang memang menyediakan “auto controllsehingga tanpa harus cabut charger sekalipun baterai tetap bisa terkontrol dan bisa terawat dengan baik.
  • Jaga supaya temperatur tidak terlalu panas. Temperatur tinggi merupakan musuh nomor satu baterai karena keadaan panas akan mempercepat degradasi sel-sel yang ada di dalam baterai. Untuk itu sebisa mungkin taruh/simpan laptop di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Kebiasaan menaruh laptop di dalam mobil pada siang hari yang terik juga harus dihindari kalau tidak ingin umur baterai berkurang drastis.
Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Image
  • Atur sirkulasi udara supaya tetap lancar. Hindari menaruh laptop di kasur atau bantal karena hal ini akan mengganggu sirkulasi udara yang mengakibatkan laptop menjadi cepat panas. Cara paling praktis adalah dengan menggunakan coolpad. Coolpad merupakan peralatan sederhana yang murah meriah namun sangat berguna khususnya untuk menjaga temperatur laptop supaya tidak terlalu panas. Selain itu, setelah selesai menggunakan laptop, sebaiknya diamkan beberapa saat supaya laptop menjadi lebih dingin sebelum dimasukkan ke dalam tas laptop.
Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Image
  • Sebisa mungkin gunakan laptop tanpa baterai apabila keadaan memungkinkan. Hal ini sebenarnya merupakan pengalaman saya pribadi ketika mengevaluasi kebiasaan saya menggunakan laptop. Setelah saya pikir-pikir, saya setiap hari di kantor menggunakan laptop sudah seperti PC, yaitu sekitar 6 – 8 jam non-stop dan jarang berpindah tempat. Nah kalau sudah seperti ini, agaknya menjadi konyol kalau saya menggunakan laptop dengan bolak-balik men-charge baterai dalam jangka waktu tersebut. Setelah menyadari ini, kini saya hampir selalu menyalakan laptop saya tanpa baterai (langsung ke power), baik selama di kantor maupun dirumah. Saya baru menggunakan baterai kalau memang ada tugas/keperluan di luar yang mengharuskan saya menggunakan laptop secara mobile. Bagian ini kami coret karena setelah mendengar banyak masukan, saran dan sumber informasi lain di internet, resiko yang diakibatkan oleh penggunaan notebook tanpa baterai lebih besar dari pada ketika menggunakannya seperti biasa. Sederhananya, harga baterai jauh lebih murah dibandingkan dengan harga komponen laindi notebook. Terima kasih banyak atas kritik dan sarannya.
Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Image
  • Apabila hendak menyimpan baterai cukup lama, simpanlah ditempat yang sejuk dengan kapasitas 40%. Ada sebuah penelitian yang membandingkan antara baterai yang disimpan dalam kapasitas 40% dengan baterai yang disimpan dengan kapasitas 100%. Hasilnya, baterai yang disimpan dengan kapasitas 100% mengalami capacity loss yang lebih besar daripada yang 40%. Pengetahuan ini saya gunakan untuk kamera digital saya yang tidak terlalu sering saya gunakan (biasanya saya pakai weekend saja, itupun tidak setiap minggu). Dulu setiap selesai menggunakan kamera digital, selalu saya charge sampai penuh dengan pemikiran agar nanti ketika akan dipakai sudah langsung siap digunakan. Tapi kini tidak lagi. Sekarang saya men-charge kamera digital sampai penuh hanya ketika akan digunakan.
Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Image
Selain tips di atas, Anda juga sebaiknya rajin-rajin mengecek kondisi baterai laptop Anda. Apabila Anda menggunakan merek HP, maka Anda bisa menggunakan aplikasi Battery Check yang ada di HP Support Assistant untuk melihat data-data teknis baterai laptop Anda. Selain itu, ada juga aplikasi gratis BatteryCare yang bisa digunakan pula untuk keperluan ini.
Cara Memperpanjang Umur Baterai Laptop (Lithium ion) Image
Nah, demikianlah beberapa tips mengenai cara memperpanjang umur baterai laptop. Bagi Anda yang masih penasaran dan ingin menggali lebih dalam, saya menyarankan Anda berkunjung ke:
  1. Battery University
  2. Elektropaedia
Di kedua situs tersebut Anda bisa membaca berbagai penjelasan dan penelitian mengenai baterai, disertai dengan bermacam data, tabel, dan diagram yang lengkap.

Cara Kalibrasi Laptop

Cara Kalibrasi Baterai Laptop di Windows 7

Agar baterai laptop tahan lama. Kalibrasi Baterai Laptop. Jika dulu ada beberapa laptop yang memiliki aplikasi untuk melakukan kalibrasi baterai. Namun kini hampir tidak ada vendor laptop yang menyediakannya. Padahal fasilitas ini lumayan penting agar kemampuan baterai tetap prima. Walaupun aplikasi bawaan tersebut tidak lagi disertakan, kamu masih bisa melakukan kalibrasi manual. Bagaimana caranya:

Cara Kalibrasi Baterai Laptop adalah sebagai berikut:

1. Buatlah sebuah profil daya baru dengan menjalankan Control Panel melalui menu Start > Control Panel > Hardware and Sound > Power Options.

2. Klik Create a power plan pada panel kiri jendela.

3. Beri nama Calibration pada kolom Plan name.

4. Pada semua opsi yang tersedia, pilih Never dan klik tombol Create.

5. Sekarang, aktifkan profil daya yang telah dibuat dan isi ulang notebook sampai 100%.

6. Setelah baterai terisi penuh, cabut catu daya dan biarkan notebook idle. Saat baterai hampir habis dan minta diisi ulang, abaikan perintah tersebut. Biarkan sampai notebook mati kehabisan daya.

7. Jika proses di atas berhasil dilalui, berarti kamu sudah berhasil mengalibrasi baterai notebook. Silakan charge kembali dan gunakan seperti biasa.

selamat mencoba...
sumber: pcplus






Begini caranya.
  1. Charge baterai Anda sampai kapasitas maksimum (100%).
  2. Setelah baterai penuh, biarkan ia istirahat selama 2 jam atau lebih untuk mendinginkan sel-selnya akibat proses charging. Dalam masa pendinginan ini, Anda masih dapat menggunakan laptop untuk keperluan normal seperti mengetik atau membaca e-book. Jangan main game, mengolah gambar, browsing, atau menjalankan program-program berat yang akan memanaskan prosesor. Ini akan berimbas pada baterai.
  3. Cabut kabel listrik dan atur agar laptop Anda masuk ke mode hibernasi secara otomatis. Ikuti petunjuk gambar di bawah.
  4. Biarkan laptop Anda menyala non-stop sampai ia masuk ke mode hibernasi. Anda dapat menggunakan laptop secara normal untuk mempercepat habisnya baterai.
  5. Setelah masuk ke mode hibernasi, biarkan begitu selama 5 jam atau lebih. Silahkan tidur, atau ngelayap ke mana kek.
  6. Pasang lagi kabel listrik dan charge baterai laptop Anda sampai penuh (100%). Selesai!

Sekarang, jika indikator baterai menunjukkan 30%, berarti kapasitas baterai yang tersisa memang segitu. Anda tidak perlu lagi kuatir laptop akan shutdown tiba-tiba di tengah presentasi bisnis penting.

Ngadamel Virus

download virus... jeung software paragi ngadamelna

 

Awas!!!!  tong dipake heureuy... bahaya... OK!!!!


+ Kumpulan Virus.rar

+ Tlabs VBS Virus Generator + Software buat virus.zip

+ Virus Lapindo.zip

+ Trojan Horse.rar

+ Viruz JPG.rar

+ Worm_Aniee.zip


sumberna menang ti : didieu

Cara Mengatasi CPU Usage 100%

masalah CPU Usage selalu 100%. Dalam keadaan idle saja processor laptop saya terpakai 80% dan kalau saya buka explorer.exe langsung CPU Usage menjadi 100%. Otomatis laptop langsung not responding dan tidak bisa dipakai. Pada 2 kejadian sebelumnya saya tidak ambil pusing dengan langsung menginstall ulang laptop. Tapi kali ini saya tidak punya banyak waktu dan masa setiap kali terkena masalah ini saya harus menginstall ulang laptop.
Dilihat di Task Manager CPU Usage hampir 100%
 
Akhirnya diputuskan untuk mencari solusi lain selain 'mengInul' laptop saya. Ada banyak penyebab masalah seperti ini sering terjadi, bisa karena virus atau pun memang registry windows anda yang bermasalah. Karena itu berikut beberapa tips yang saya peroleh dari hasil  bertapa dan googling.
1. Lakukan Scan Spyware atau Malware. 
Ada kemungkinan besar komputer kita terserang spyware yang mengakibatkan meningkatnya akses ke CPU dan RAM yang otomatis membuat CPU Usage menjadi tinggi. Lakukan scanning menggunakan antivirus untuk memastikan komputer kita bebas dari virus.
Hasil Scanning menunjukan Laptop bebas dari virus.

2. Kurangi Service dan StartUp Programs yang berjalan.
Pada waktu laptop saya ngehank saya melihat pada Task Manager beberapa service yang memakan resource yang besar. Matikan beberapa service yang tidak terlalu berguna. Caranya sebagai berikut :
a. Buka Start Menu
b. Klik Run, ketikan 'msconfig' (tanpa tanda kutip)
c. Pada System Configuration pilih tab 'service' atau 'startup'
d. 'uncheck' service yang tidak perlu.
e. Klik OK >> Restart.
Berikut beberapa service yang aman untuk sobat matikan agar mengurangi kinerja processor. Ingat jangan sembarangan mematikan fungsi 'service'. Cek fungsi service disini >> Klik
  Alerter
  Clipbook
  Computer Browser
  Fast User Switching
  Human Interface Access Devices
  Indexing Service (Slows the hard drive down)
  Messenger
  Net Logon (unnecessary unless networked on a Domain)
  Netmeeting Remote Desktop Sharing (disabled for extra security)
  Remote Desktop Help Session Manager (disabled for extra security)
  Remote Procedure Call Locater
  Remote Registry (disabled for extra security)
  Routing & Remote Access (disabled for extra security)
  Server
  SSDP Discovery Service (this is for the utterly pointless
  "Universal P'n'P", & leaves TCP Port 5000 wide open)
  TCP/IP NetBIOS Helper
  Telnet (disabled for extra security)
  Universal Plug and Play Device Host
  Upload Manager
  Windows Time
  Wireless Zero Configuration (for wireless networks)
  Workstation
3. Bersihkan Registry Windows
Setelah melakukan scanning virus dan megurangi beban processor ternyata CPU Usage anda masih 100% coba lakukan scanning registry untuk membersihkan registry pada windows anda. Banyak software untuk melakukan scanning registry, salah satu nya yang saya pakai adalah CCleaner. Selain open source software ini juga tidak berbahaya untuk keseimbangan windows. CCleaner bisa di download disini.
a. Jalankan CCleaner 
b. Pilih tab registry kemudian klik 'scan for issues'
c. Jika ditanya untuk membackup registry pilih 'yes'.
d. Klik 'Fix issues'
Tampilan CCleaner
Proses Scanning Registry
Masalah saya terselesaikan pada tahap ini, setelah melakukan scanning dan Ccleaner membersihkan sekitar 15 registry. Restart dan CPU Usage kembali normal.
4. Stop svchost.exe
Kalau tiga cara diatas tidak berhasil, kita beralih ke pengecek-an Svchost.exe. Banyak yang mengira 'service' ini adalah virus, sebenarnya svchost adalah 'host' untuk berbagai service dikomputer kita. Svchost membantu sistem berjalan dengan lancar. Karena itu svchost memuat banyak proses secara otomatis, kita bisa merubah setting-nya menjadi manual agar tidak banyak memakan resource. Berikut prosesnya :
a. Klik Start | Run (ketik) "services.msc" (tanpa tanda kutip)
b. Cari "DNS Client", Klik kanan dan pilih 'Properties'
c. Klik kotak drop-down di "Startup type"
d. Pilih ke 'Manual', klik Apply/Ok.
e. Restart.
5. Merubah Power Options (jika sobat menggunakan laptop)
Bisa juga dengan mengutak - atik power plan jika anda menggunakan laptop.
a. Masuk ke Power Options.
b. Pilih Processor Power Management
c. Di System Cooling Policy pastikan pilihan 'on battery' dan 'plugged in' menjadi 'active'
Power Plan di Laptop
Pastikan pilihan menjadi 'active'
6. Cek Online Masalah ke Microsoft ( pastikan!!! OS Original License)
Ini cara terakhir dan paling memakan waktu, karena kita harus terkoneksi dengan internet. Pastikan juga koneksi anda tidak putus-nyambung. Satu lagi pastikan juga kalau OS yang anda gunakan adalah genuine dari Microsoft (bukan bajakan). Saya juga melakukan tahap ini untuk memastikan kalau fungsi di laptop saya kembali seperti semula.
a. Masuk ke Control Panel
b. Pilih System and Security
c. Pilih task "Find and Fix problems"
d. Klik 'Next' sistem akan melakukan 'Windows Update'
e. Resolving Problem dan Install Update
f. Restart.
Category di Control Panel
System dan Security
Troubleshooting jalan.
Resolving Problem
Problem Fixed
Instalasi Updating :: waktu tergantung speed internet
CPU Usage kembali normal, alhamdulillah
Setelah proses instalasi update selesai, restart laptop dan tunggu sebentar. Setelah itu masuk dan login kembali. Lihat pada task manager apakah CPU Usage anda sudah normal dan berada dibawah 20% untuk keadaan iddle. Akhirnya skripsi bisa lanjut lagi, tentunya setelah update satu postingan ini. :p
Enam  langkah diatas tips yang sudah saya coba dan praktekan sendiri di komputer/laptop saya dengan sistem operasi Windows 7. Jika ada cara lain selain diatas silahkan di share juga disini, semakin banyak semakin membantu.


Sumber dari sini:
link 1

link 2
link 3
Blogger Wordpress Gadgets